CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.529   -129,00   -0,73%
  • IDX 6.678   -8,24   -0,12%
  • KOMPAS100 877   0,02   0,00%
  • LQ45 664   -1,33   -0,20%
  • ISSI 234   0,36   0,15%
  • IDX30 369   -2,14   -0,58%
  • IDXHIDIV20 457   -1,61   -0,35%
  • IDX80 100   -0,15   -0,15%
  • IDXV30 127   -0,14   -0,11%
  • IDXQ30 118   -0,39   -0,33%

BPKH Kembangkan Layanan Digital, Tambah Fitur Transaksi hingga AI


Rabu, 09 September 2026 / 22:11 WIB
BPKH Kembangkan Layanan Digital, Tambah Fitur Transaksi hingga AI
ILUSTRASI. BPKH Kembangkan Layanan Digital, Tambah Fitur Transaksi hingga AI (Dok/Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) )


Reporter: Leni Wandira | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memperluas layanan digital melalui BPKH Apps dengan menghadirkan lima fitur baru. Penambahan fitur tersebut ditujukan untuk mengintegrasikan kebutuhan transaksi, informasi haji, hingga layanan sosial dalam satu ekosistem digital.

Lima fitur baru yang diperkenalkan BPKH terdiri dari e-Wallet Haji, Transfer, Dompet Haji, Tanya Haji, dan Islamic Social Fund.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah mengatakan, pengembangan layanan digital tersebut tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat yang lebih praktis bagi masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan haji.

"Transformasi digital bagi BPKH bukan sekadar menghadirkan teknologi atau menambah layanan dalam sebuah aplikasi. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi tersebut dapat memberikan kemudahan dan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mempersiapkan perjalanan ibadah haji," ujar Fadlul dalam Soft Launching BPKH Apps di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Baca Juga: Kemenhaj Dorong Porsi Nilai Manfaat BPKH Jadi 60% untuk Ringankan Biaya Haji

Melalui fitur e-Wallet Haji, pengguna dapat melakukan top up dan menggunakan saldo sebagai sumber dana untuk transaksi. Sementara fitur Transfer memungkinkan pengguna mengirimkan dana ke rekening bank dalam negeri dengan biaya Rp1.500 per transaksi.

Adapun Dompet Haji terhubung dengan tabungan bank syariah yang dapat digunakan sebagai sumber dana transaksi.

BPKH juga menambahkan layanan berbasis artificial intelligence (AI) melalui fitur Tanya Haji. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan seputar haji dan mendapatkan respons beserta sumber informasi yang tersedia.

Sementara itu, Islamic Social Fund memberikan akses bagi masyarakat untuk memilih dan melakukan transaksi wakaf melalui program dari Baitul Mal Muamalat dan Harika Foundation sebagai nazhir.

Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander mengatakan, pengembangan BPKH Apps diarahkan untuk memperluas fungsi aplikasi, tidak hanya sebagai sarana memperoleh informasi mengenai haji.

Baca Juga: Persiapan Haji 2027 Dimulai, Kemenhaj Ajukan Uang Muka Rp 4 Triliun ke BPKH

"Kami ingin BPKH Apps hadir bukan hanya sebagai aplikasi untuk melihat informasi haji, tetapi sebagai teman perjalanan digital masyarakat," ujar Harry.

Sebelumnya, BPKH Apps telah menyediakan sejumlah layanan seperti setoran awal haji, pengecekan saldo dan nilai manfaat, estimasi keberangkatan, portofolio keuangan haji, buku saku digital, informasi kegiatan BPKH, serta berbagai layanan Islami.

Dengan tambahan lima fitur tersebut, BPKH menargetkan kebutuhan informasi dan transaksi masyarakat terkait persiapan haji dapat dilakukan secara lebih terintegrasi melalui satu platform.

Sebelum diperkenalkan secara lebih luas, BPKH Apps telah melalui tahap uji coba terbatas. Pengujian tersebut melibatkan mitra BPS-BPIH, mitra strategis BPKH Apps, serta calon jemaah haji untuk mendapatkan masukan terkait pengalaman penggunaan layanan.

Masukan dari pengguna dan mitra akan digunakan sebagai bahan penyempurnaan sebelum aplikasi diluncurkan secara lebih luas kepada masyarakat.

Harry mengatakan, pengembangan layanan digital tersebut akan terus diarahkan pada kemudahan akses dan kebutuhan pengguna.

"Pada akhirnya, teknologi hanyalah sarana. Tujuan utamanya adalah memberikan kemudahan dan kemaslahatan. Kami berharap BPKH Apps dapat menjadi bagian dari setiap langkah masyarakat dalam mempersiapkan perjalanan menuju haji," tutupnya.

Baca Juga: Setoran Haji Tak Perlu Naik, Kemenhaj Dorong BPKH Tingkatkan Nilai Manfaat Dana Haji

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×