kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.122.000   -13.000   -0,41%
  • USD/IDR 16.902   8,00   0,05%
  • IDX 7.940   -77,07   -0,96%
  • KOMPAS100 1.111   -13,95   -1,24%
  • LQ45 806   -6,90   -0,85%
  • ISSI 283   -3,09   -1,08%
  • IDX30 427   -2,07   -0,48%
  • IDXHIDIV20 519   1,40   0,27%
  • IDX80 125   -1,34   -1,06%
  • IDXV30 141   0,27   0,19%
  • IDXQ30 137   -0,41   -0,30%

BPK temukan kerugian negara di tiga kasus korupsi


Kamis, 01 Oktober 2015 / 16:52 WIB
BPK temukan kerugian negara di tiga kasus korupsi


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) klaim menyelesaikan penghitungan kerugian negara dalam tiga kasus besar.

Kasus itu adalah penjualan kondensat minyak oleh PT Trans Pasific Petrochemical Indotama, pengadaan bahan bakar minyak jenis high speed diesel (HSD) untuk Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada 2010 dan pengadaan mobile crene PT Pelindo II.

"Kami telah merampungkan perhitungannya," kata Yudi Ramdan, Kepala Biro Humas dan Kerjasama Internasional BPK RI, Rabu (30/9).

Sayangnya, BPK enggan mengumumkan nilai dari kerugian negara yang ditimbulkan terkait tiga kasus tersebut.

Kepala BPK, Harry Azhar Aziz bilang yang dapat mengumumkan nilai kerugian itu adalah Bareskrim Polri.

Alasannya, Bareskrim yang sedang mengusut kasus tersebut.

Asal tahu saja, Bareskrim Polri saat ini mandek dalam penanganan ketiga kasus tersebut lantaran fokus menunggu penghitungan dari BPK.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×