kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

BPJS Ketenagakerjaan Catat 301.000 Pekerja Rumah Tangga Sudah Jadi Peserta


Minggu, 14 September 2025 / 15:31 WIB
BPJS Ketenagakerjaan Catat 301.000 Pekerja Rumah Tangga Sudah Jadi Peserta
ILUSTRASI. Dana Kelolaan: Suasana di Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) Jakarta, Jumat (27/12/2024). KONTAN/Baihaki/27/12/2024. BPJS Ketenagakerjaan mencatatkan 301.000 pekerja rumah tangga sudah menjadi peserta hingga agustus 2025.


Reporter: Inggit Yulis Tarigan | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga saat ini, Badan Legislatif DPR masih membahas Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) bersama pemerintah. 

Deputi Komunikasi BPJS Ketenagakerjaan, Erfan Kurniawan menilai regulasi ini akan menjadi momentum penting untuk memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rumah tangga (PRT).

“Hingga Agustus 2025 jumlah peserta aktif BPU BPJS Ketenagakerjaan mencapai 9,9 juta pekerja, dengan sekitar 301 ribu pekerjaan merupakan sektor Pekerjaan Rumah Tangga,” terang Erfan kepada Kontan, Minggu (14/9/2025).

Baca Juga: Jumlah Peserta Aktif BPJS Ketenagakerjaan Terus Menurun, Seiring PHK yang Meningkat

Ia menyebut, pekerja rumah tangga merupakan bagian penting dari ekosistem ketenagakerjaan di Indonesia. Dengan ini, salah satu poin yang diupayakan adalah agar pekerja rumah tangga memiliki akses terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Melalui RUU PRT, diharapkan pekerja rumah tangga juga dapat memperoleh kepastian perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), hingga Jaminan Hari Tua (JHT)," tambahnya. 

Erfan menegaskan bahwa jaminan sosial merupakan hak dasar bagi seluruh pekerja tanpa terkecuali. BPJS Ketenagakerjaan siap mendukung implementasi regulasi ini jika disahkan, mulai dari penyusunan regulasi turunan hingga menyiapkan skema pendaftaran yang memudahkan pemberi kerja maupun pekerja rumah tangga.

"BPJS Ketenagakerjaan bersama kementerian maupun lembaga terkait siap untuk memberikan dukungan teknis agar implementasi RUU ini berjalan efektif," jelasnya.

Baca Juga: Menkes Buka Suara Terkait Wacana Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×