kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

BPJPH: RPP Jaminan Produk Halal tinggal tunggu teken Kemkes


Kamis, 08 Maret 2018 / 23:01 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Opini - Menyoal Sertifikasi Halal


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Jaminan Produk Halal masih terkendala dalam pembahasan antar Kementerian/Lembaga.

Kepala Badan Pengelola Jaminan Produk Halal ( BPJPH), Sukoso menyatakan Kementerian Kesehatan belum mau menyetujui draf RPP ini.

"Kementerian Kesehatan tidak setuju kalau obat dimasukkan dalam klausul halal atau tidak halal,"kata Sukoso kepada KONTAN, Kamis (8/3).

Sukoso mengaku tak mengetahui alasan Kementerian Kesehatan (Kemkes) masih belum menyetujui klausul yang diajukan BPJPH itu.

Padahal menurut UU No.33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal, semua produk makanan dan obat-obatan wajib disertifikasi halal. "Sampai sekarang saya juga tidak tahu,"ujarnya.

Sambil menunggu payung hukum jaminan produk halal diterbitkan, Sukoso bilang BPJPH tengah membangun sistem teknologi informasi (IT).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×