kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.017   26,00   0,15%
  • IDX 7.092   -5,39   -0,08%
  • KOMPAS100 977   0,13   0,01%
  • LQ45 717   -1,48   -0,21%
  • ISSI 252   2,66   1,07%
  • IDX30 389   -2,31   -0,59%
  • IDXHIDIV20 489   0,39   0,08%
  • IDX80 110   0,25   0,22%
  • IDXV30 136   2,13   1,58%
  • IDXQ30 127   -0,98   -0,77%

Bos baru Kadin perlu punya visi mendukung kebijakan pemerintah


Rabu, 14 April 2021 / 12:05 WIB
Bos baru Kadin perlu punya visi mendukung kebijakan pemerintah
ILUSTRASI. Logo Kadin Indonesia.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

"Hal ini pedang bermata dua. Satu sisi ia pasti lebih dikenal secara umum sebagai anak Aburiza Bakrie. Tapi di sisi lain, kasus Lapindo memang begitu melekat," kata Patricia ketika dihubungi wartawan.

Nama Anindya Bakrie juga bergantung pada  sang ayah yaitu Aburizal Bakrie yang pernah jadi Ketum Kadin selama 2 periode, pada 1994-2004.

Baca Juga: Kadin dukung Lombok menjadi pusat budidaya lobster nasional

Adapun sosok Arsjad Rasjid memiliki peluang menang karena sedari awal mendapat dukungan internal, dukungan dari relasi di pemerintah dan pengurus Kadin. Asal punya strategi mendongkrak ekonomi, Arsjad punya kans besar.

"Sementara untuk Arsjad Rasjid itu memang berpotensi menang,  memerlukan strategi khusus dalam mendongkrak perekonomian saat ini dan ketika pasca pandemi Covid-19," kata Patricia.

Arsjad memiliki modal terpilih karena saat ini, ia menjabat sebagai Waketum Kadin bidang pengembangan pengusaha nasional. "Ini bisa jadi modal penting juga," jelas dia.

Arsjad Rasjid sendiri komitmen untuk memperbaiki dunia usaha, bersama-sama dengan pemerintah. Arsjad, yang juga yang menjabat sebagai Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk dan Ketua Dewan Penyantun Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), mengibaratkan, jika Kadin ibarat perusahaan, Kadin Provinsi dan asosiasi adalah para pemegang saham. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×