kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

BKPM akan percepat revisi DNI


Rabu, 15 Mei 2013 / 16:40 WIB
ILUSTRASI. Emiten saham telekomunikasi tengah mencoba peruntungan baru dari jalur 5G. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/aww.


Reporter: Anna Suci Perwitasari, Herlina KD |

JAKARTA. Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM) berencana mempercepat penyelesaian revisi Daftar Negatif Invetsasi (DNI). Percepatan ini dilakukan karena dalam Sidang Kabinet, Presiden sudah menyatakan perizinan akan jadi prioritas kebijakan.

Selain itu, rencana kenaikan BBM yang terus digodok pemerintah menjadi salah satu katalis percepatan revisi DNI. "Tadinya kami lihat rencananya itu (selesai) di triwulan III tapi sekarang kayaknya harus dipercepat," kata Chatib di Jakarta.

Untuk itu, Chatib akan meminta kementerian yang belum memasukkan proposal revisi DNI ini untuk segera menyerahkannya. Revisi DNI yang sudah masuk ke BKPM saat ini sudah hampir dua pertiga dari total kementerian.

BKPM dan Kementerian Koordinator bidang Ekonomi juga baru membentuk tim untuk membahas proposal dari tiap kementerian. Namun tim itu baru akan mulai bergerak setelah semua kementerian mengajukan usulan revisi.

Seperti diketahui, BKPM melakukan revisi terhadap DNI agar lebih terbuka dan lebih ramah terhadap investasi yang masuk. Tapi, masih akan ada sektor yang perlu dilindungi. Salah satunya adalah UKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×