kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BK DPR masih mengusut dugaan pelanggaran etika Nazaruddin


Rabu, 10 Agustus 2011 / 12:19 WIB
BK DPR masih mengusut dugaan pelanggaran etika Nazaruddin
Kate Winslet dalam perannya di Contagion (2011) dan peringkatkan orang terdekat untuk tidak menonton film ini.


Reporter: Dwi Nur Oktaviani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Badan Kehormatan DPR rupanya masih mengusut dugaan pelanggaran etika yang dilakukan Muhammad Nazaruddin. Sebab, Ketua Badan Kehormatan DPR Mohammad Prakoso menyatakan, Nazaruddin masih berstatus anggota DPR.

Prakoso mengatakan, hingga saat ini fraksi Partai Demokrat belum menyampaikan surat pemecatan terhadap pimpinan DPR. "Sekarang proses jalan kecuali ada surat resmi dari fraksi," katanya, Rabu (10/8).

Prakoso menyatakan, Nazaruddin bisa dianggap melanggar kode etik DPR terkait dugaan suap senilai S$ 120.000 kepada Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Djanedri M. Gaffar. Sebelumnya, Gaffar mengaku anggota Komisi VII DPR tersebut memberikannya uang sebesar S$ 120.000. Namun, dia mengaku tidak tahu mengapa Nazaruddin memberikan uang tersebut.

Sebelumnya, Partai Demokrat menyatakan sudah memecat Nazaruddin. Dengan pemecatan ini, posisi Nazaruddin sebagai anggota DPR akan digantikan.

Prakoso mengatakan, bila surat pemecatan Nazaruddin sudah diterima maka Badan Kehormatan akan menghentikan proses pengusutan dugaan pelanggaran etika tersebut. "Tapi, sampai sekarang saya belum melihat atau menerima tembusan surat itu sehingga itu belum menjadi sifatnya official resmi,” tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×