kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

BIN usut insiden yang menimpa rombongan Ibas


Kamis, 24 Mei 2012 / 16:22 WIB
ILUSTRASI. Suasana langit biru menghiasi Jakarta, Rabu (2/12/2020). Cuaca besok di Jabodetabek cerah berawan hingga hujan ringan, menurut ramalan BMKG. KONTAN/Fransiskus Simbolon.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Badan Intelijen Negara (BIN) langsung menindaklanjuti kasus amuk massa yang hampir menimpa putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Kepala BIN Letjen TNI Marciano Norman mengaku sudah mendengar kasus tersebut.

Dia mengaku sedang mengusut kasus tersebut. "Belum tahu (mengapa), kita cari tahu dulu ya," jelasnya, Kamis (24/5).

Sebagai informasi, Ibas selaku Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum nyaris menjadi sasaran amuk massa di Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara. Ketika itu, Ibas dan Anas bersama sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat baru saja mendarat di bandara itu menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Tiba-tiba sekelompok massa yang mengaku pendukung Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Utara, Thaib Armaiyn menyusul ke terminal bandara. Akibat massa tersebut, rombongan tersebut langsung terbang kembali ke Jakarta dengan pesawat yang sama. Alhasil, rencana Ibas dan Anas membuka musyawarah daerah akhirnya batal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×