kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Ibas hampir diamuk massa, Istana belum tahu


Kamis, 24 Mei 2012 / 14:37 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung berbelanja di gerai perlengkapan olahraga Sports Station yang dimiliki MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pihak Istana Negara mengaku belum mengetahui amuk massa yang hampir menimpa putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengaku belum memperoleh informasi soal itu.

"Kami belum dapat info soal itu. Saya baca dulu. Saya sendiri belum mendapatkan informasinya," katanya, Kamis (24/5). Julian menjelaskan jika ada sesuatu yang melanggar hukum bakal ada penjelasan dari pihak kepolisian setempat.

Sebagai informasi, Ibas selaku Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum nyaris menjadi sasaran amuk massa di Bandara Sultan Babullah, Ternate, Maluku Utara. Ketika itu, Ibas dan Anas bersama sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat baru saja mendarat di bandara itu menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

Tiba-tiba sekelompok massa yang mengaku pendukung Ketua DPD Partai Demokrat Maluku Utara, Thaib Armaiyn menyusul ke terminal bandara. Akibat massa tersebut, rombongan tersebut langsung terbang kembali ke Jakarta dengan pesawat yang sama. Alhasil, rencana Ibas dan Anas membuka musyawarah daerah akhirnya batal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×