kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

BII tetap minta Dayaindo lunasi utangnya


Minggu, 20 Januari 2013 / 20:30 WIB
ILUSTRASI. Harga motor bekas Honda Vario 110 varian ini murah meriah per September 2021. KONTAN/Baihaki/25/10/2010


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Waktu bagi PT Daya Mandiri Resources dan PT Dayaindo International Resources Tbk kian mepet saja. Kedua perusahaan anak dan induk itu harus segera meyakinkan salah satu krediturnya, agar bersedia menerima proposal damai yang diajukannya.

Meskipun pemungutan suara sudah dilakukan, tapi kesempatan bagi Daya Mandiri untuk keluar dari lubang jarum pailit tetap ada. PT Bank International Indonesia (BII) selaku kreditur berharap, pihaknya ingin semua utangnya dilunasi.

Sebelumnya, BII pernah mengajukan tagihan utangnya dalam proses Penundaan Kewajiban dan Pembayaran Utang (PKPU) Daya Mandiri dan Dayaindo. Dalam proses PKPU tersebut, Daya Mandiri juga sudah mengajukan rencana perdamaian, dengan cara menyelesaikan utangnya.

BII siap menerima proposal perdamaiannya, dengan syarat, Daya Mandiri bisa memberikan kepastian utangnya bisa diselesaikan dan membayar down payment sebesar Rp 15 miliar. "Debitur masih punya kesempatan melunasi utang ke BII," kata kuasa hukum BII, Swandy Halim.

Hingga saat ini, BII mengaku kalau Daya Mandiri belum melakukan negosiasi apapun terkait utang-utangnya. Padahal waktu penetapan atas nasib Daya Mandiri dan Dayaindo akan ditentukan hakim pada tanggal 30 Januari 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×