kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.992   80,00   0,45%
  • IDX 6.010   -61,64   -1,02%
  • KOMPAS100 774   -11,44   -1,46%
  • LQ45 592   -8,80   -1,46%
  • ISSI 208   -2,25   -1,07%
  • IDX30 328   -4,71   -1,41%
  • IDXHIDIV20 419   -5,32   -1,25%
  • IDX80 88   -1,32   -1,47%
  • IDXV30 114   -0,94   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,23   -1,13%

Biaya logistik masih mahal, Jokowi minta perbaikan dari hulu hingga hilir


Rabu, 18 Maret 2020 / 12:25 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Presiden Joko Widodo meminta kepada kepala pemerintah daerah untuk berkomunikasi kepada pemerintah pusat seperti Satgas COVID-19 dan Kementeri


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

"Penempatan terminal pelabuhan depo container yang tidak tepat yang justru memperbesar inefisiensi dan pergerakan barang kita," terang Jokowi.

Selain masalah integrasi, masalah birokrasi yang berbelit juga menjadi perhatian. Jokowi minta pemangkasan birokrasi dilakukan oleh pemerintah.

Baca Juga: Status darurat wabah corona diperpanjang hingga 29 Mei 2020

Oleh karena itu, penting menciptakan platform yang terintegrasi. Mulai dari single submission, single filling, single payment channel, single risk management, single monitoring, sampai sebuah pengambilan keputusan yang otomatis.

"Saya tekankan kolaborasi sistem menjadi platform logistik tunggal, sistem interface dan saling terhubung tanpa harus menghilangkan sistem yang sudah ada," jelas Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×