kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.625   72,00   0,41%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI tahan BI rate di level 7,5%


Selasa, 17 Maret 2015 / 15:40 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Gold bullion displayed at GoldSilver Central's office in Singapore June 19, 2017. REUTERS/Edgar Su


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Mesti Sinaga

JAKARTA. Bank Indonesia menahan suku bunga acuan atau BI Rate di 7,5%. Hasil Rapat Dewan Gubernur  (RGD) yang digelar hari ini, Selasa (17/3) merupakan rapat bulanan ketiga tahun 2015 dengan cakupan bulanan.

Dalam rapat tersebut bank sentral juga mempertahankan suku bunga deposit facility di level 5,5% dan suku bunga lending facility di level 8%. Ini berlaku efektif pada 18 Maret 2015.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Tirta Segara menyatakan, kebijakan ini diambil dengan keyakinan BI bahwa inflasi akan tetap terkendali di kisaran bawah 4% plus minus 1% pada tahun 2015 dan 2016. 

"Ini kondisi yang akan terus dijaga," kata Tirta di Gedung BI, Jakarta, Selasa (17/3).

Kebijakan ini dianggap masih sejalan dengan upaya BI mengendalikan defisit transaski berjalan pada tingkat yang lebih sehat.

Dalam RGD Februari lalu, BI menurunkan BI rate yang selama 3 bulan sebelumnya bertahan di level 7,75%. Tampaknya langkah BI  menahan suku bunga acuan ini juga tak lepas dari upaya menahan pelemahan  nilai tukar rupiah terhadap dollar AS  yang cukup dalam belakangan ini. SEjak awal 2015 hingga akhir pekan lalu,  harga rupiah berdasar kurs tengah BI sudah melorot sekitar 5,75%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×