CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Suropati: BBM menyangkut hajat hidup rakyat


Senin, 17 November 2014 / 06:58 WIB
ILUSTRASI. Didorong Penjualan Mobil Bekas, Autopedia Sukses Lestari Kantongi Revenue Rp 133 miliar di Kuartal 1-2023.  ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Rencana penaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) yang akan dilakukan pemerintah terus menuai pro dan kontra. Salah satunya datang Solidaritas Untuk Pergerakan Aktifis Indonesia (Suropati).

Suropati menilai, BBM erat kaitannnya dengan hajat hidup orang banyak. Maka dengan naiknya harga jual BBM akan berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan juga menjadi tolak ukur harga kebutuan pokok dan harga produk non pangan.

"Ini menyangkut hajat hidup rakyat Indonesia. Bohong kalau mereka bilang kenaikan harga BBM untuk menyelamatkan keuangan atau inflasi negara kita," ujar Aditya Iskandar, perwakilan Suropati dalam diskusi penolakan kenaikan harga BBM dan stabilisasi harga di Bakoel Koffie, Jakarta, Minggu (16/11).

Ia bukan hanya mengkhawatirkan adanya kenaikan inflasi sebesar 1,3% setiap BBM dinaikkan Rp 1.000, tetapi juga pihak-pihak yang mencari keuntungan dari kenaikan BBM ini.

"Bukan semata-mata kenaikan harga atau inflas yang 1,3% saja, ini ada mafia migas di dalamnya. Kita sudah tau-lah siapa saja yang rekam jejaknya berhubungan mafia migas ini,"  ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×