kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

BI siap menaikkan suku bunga acuannya, ini kata pengamat


Jumat, 22 Juni 2018 / 16:51 WIB
ILUSTRASI. Gedung Bank Indonesia


Reporter: Patricius Dewo | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, BI siap menaikkan suku bunga acuan 7-day reverse repo rate pada rapat dewan gubernur (RDG) yang berlangsung 27-28 Juni 2018 nanti.

Berly Martawardaya, pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI), mengatakan langkah bank sentral ini sangat tergantung kurs rupiah.  "Kita lihat berapa rupiah to USD di H-1 dan - 2 RDG. Kalau diatas 14.200 kayaknya BI 7-DRR ini bakal naik, tp kalau di bawah tidak berubah," ujar Berly kepada Kontan.co.id, Jumat (22/6).

Berly menambahkan bahwa dalam penerapan sebuah kebijakan, tentu akan ada dampak positif dan negatif. Positifnya adalah kebijakan ini mampu menekan capital outflow menjadi net inflow dan mampu mengembalikan rupiah ke di bawah Rp 14.000.

Namun di sisi lain dampak negatif, kenaikan suku bunga acuan ini bakal mengerek bunga bank. "Semua kebijakan ada plus minusnya. Plus nya dari kenaikan ini adalah menekan capital outflow menjadi net inflow dan kembalikan rupiah di bawah Rp 14.000. Dan Negatifnya adalah akan dorong kenaikan bunga bank domestik sehingga berat kejar pertumbuhan kredit double digit,” ujar Berly .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×