kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI sebut pertumbuhan kredit 2018 12%


Kamis, 09 November 2017 / 11:51 WIB


Reporter: Siti Rohmatulloh | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan kredit 10%-12% pada 2018. Pembiayaan lebih besar dibutuhkan untuk investasi swasta.

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi (asumsi 5,1%-5,5%), Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola Dody Budi Waluyo menyatakan BI asumsikan pertumbuhan kredit 2018 sekitar 10%-12%.

"Investasi swasta diproyeksikan akan tumbuh lebih baik dari 2017 sehingga membutuhkan pembiayaan melalui kredit perbankan yang lebih besar," kata dia.

Alasannya, suku bunga kebijakan yang turun 50 basis poin (bps) pada 3 bulan terakhir akan menurunkan suku bunga perbankan yaitu deposito dan kredit. "Meski dengan lag beberapa waktu kemudian yaitu sekitar 2-3 kuartal," ujarnya, Rabu (8/11) kemarin.

Kecepatan pertumbuhan kredit juga ditentukan kecepatan terjadinya permintaan kredit. Menurut Dody, besarnya permintaan kredit dapat tertahan meski suku bunga sudah turun jika konsolidasi korporasi masih berlangsung. Itulah sebabnya efek pelonggaran moneter tidak cepat terasa ke pertumbuhan kredit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×