kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.863   17,00   0,10%
  • IDX 8.857   -79,36   -0,89%
  • KOMPAS100 1.222   -6,95   -0,57%
  • LQ45 863   -4,58   -0,53%
  • ISSI 323   -1,14   -0,35%
  • IDX30 439   -0,42   -0,10%
  • IDXHIDIV20 518   0,71   0,14%
  • IDX80 136   -0,77   -0,56%
  • IDXV30 144   -0,10   -0,07%
  • IDXQ30 141   0,49   0,35%

BI sambut rencana impor beras 1 juta ton


Jumat, 16 Oktober 2015 / 10:16 WIB
BI sambut rencana impor beras 1 juta ton


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menyambut baik rencana pemerintah melakukan impor beras 1 juta ton dalam waktu dekat.

"Mengenai beras, pemrintah akan impor beras 1 juta ton dari Vietnam, tentu saja ini positif," ujar Direktur Eksekutif Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung saat konferensi pers di Kantor BI, Jakarta, Kamis (15/10). 

Dia menjelaskan, impor beras sangat bermanfaat karena di penghujung tahun biasanya dampak El Nino akan semakin terasa sehingga kekeringan lahan pertanian bisa semakin parah.

"Ini karena el nino sampai akhir tahun akan semakin kuat. Ini (impor beras) bisa antisipasi itu," kata Juda.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo sempat secara khusus mewaspadai ketersediaan pangan dan distribusinya. Pasalnya, kedua faktor itu akan mempengaruhi harga pangan sehingga bisa menjadi pemacu utama inflasi. 

"Secara khusus kita waspadai sektor pangan. Pangan itu selalu jadi tantangan Indonesia, kita harus sama-sama menjadi ketersediaan, distribusi dan kewajaran dari harganya," ujar Agus di Jakarta, Kamis (7/5). 

Dia mengatakan, hal tersebut sangat berpengaruh kepada inflasi. Padahal saat ini pemerintah sedang menjaga daya beli masyarakat untuk menjaga pertumbuhan ekonomi. Dalam banyak kasus, pemerintah daerah tak mampu menjaga harga pangan, apalagi menjelang Ramadhan. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×