kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.593.000   1.000   0,04%
  • USD/IDR 17.693   -14,00   -0,08%
  • IDX 6.437   -24,30   -0,38%
  • KOMPAS100 850   -5,62   -0,66%
  • LQ45 647   -3,80   -0,58%
  • ISSI 223   -0,27   -0,12%
  • IDX30 359   -2,55   -0,71%
  • IDXHIDIV20 447   -3,40   -0,76%
  • IDX80 97   -0,66   -0,67%
  • IDXV30 124   -0,63   -0,51%
  • IDXQ30 116   -0,92   -0,79%

BI: Rupiah perlu diwaspadai sampai akhir tahun


Jumat, 19 Juni 2015 / 16:02 WIB


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengatakan nilai tukar rupiah bakal berada dalam kondisi yang perlu terus diwaspadai hingga akhir tahun. Hal ini dikarenakan penundaan kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika The Fed.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, Amerika menunda kenaikan suku bunga acuannya hingga Desember 2015. Kalaupun mau menaikkan suku bunga, maka kenaikannya akan dilakukan secara gradual.

Berita ini bukanlah kabar baik bagi negara-negara dunia, termasuk Indonesia. "Jadi ada ketidakpastian lagi sampai akhir tahun," ujarnya, Jumat (19/6). Alhasil, ketakpastian terus menekan ruiah sehingga nilai tukarnya tetap berada di kisaran Rp 13.300 per dollar Amerika Serikat (AS).

Selain isu suku bunga  Amerika Serikat, Agus yang juga adalah Mantan Menteri Keuangan, menyatakan perkembangan krisis keuangan Yunani juga perlu diwaspadai. "Akhir bulan ada kewajiban (utang) jatuh waktu, dan lihat pembicaraan yang ada, belum tentu ada solusi," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×