Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memprediksi kinerja penjualan eceran akan meningkat dalam tiga hingga enam bulan ke depan. Optimisme tersebut didorong oleh momentum tahun ajaran baru pada Juli 2026 serta persiapan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal mulai Oktober 2026.
Berdasarkan Survei Bank Indonesia, Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Juli 2026 tercatat sebesar 138,3, lebih tinggi dibandingkan 136,8 pada Juni 2026. Sementara itu, IEP Oktober 2026 mencapai 149,4, meningkat dari 137,8 pada September 2026.
"Responden menginformasikan bahwa peningkatan pada IEP Juli 2026 dipengaruhi oleh tahun ajaran baru, sementara peningkatan pada IEP Oktober 2026 dipengaruhi oleh persiapan HBKN Natal," tulis laporan Survei Bank Indonesia yang dirilis Kamis (11/6/2026).
Baca Juga: Bank Dunia Ingatkan Ruang Fiskal Indonesia Makin Sempit
Peningkatan ekspektasi tersebut mengindikasikan pelaku usaha memperkirakan aktivitas penjualan akan membaik seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk tahun ajaran baru dan persiapan perayaan Natal.
Di sisi lain, BI memperkirakan tekanan inflasi dalam tiga bulan mendatang atau Juli 2026 relatif stabil. Hal ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Juli 2026 yang berada di level 175,8, relatif tidak berubah dibandingkan IEH Juni 2026 sebesar 175,6.
Sementara itu, tekanan harga dalam enam bulan mendatang atau Oktober 2026 diprakirakan meningkat. IEH Oktober 2026 tercatat sebesar 167,6, lebih tinggi dibandingkan 163,2 pada September 2026.
Menurut hasil survei BI, peningkatan ekspektasi harga pada Oktober 2026 terutama didorong oleh kenaikan harga bahan baku, yang berpotensi mendorong kenaikan harga barang di tingkat konsumen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













