kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI prediksi inflasi 0,8% karena lebaran dan gandum


Jumat, 31 Agustus 2012 / 13:51 WIB
ILUSTRASI. Ini tips mengolah dan menyimpan daging kurban biar tetap awet. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/hp.


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA.Bank Indonesia (BI) memprediksi inflasi di bulan Agustus mencapai 0,8%.

"Inflasi di bulan Agustus antara 0,7% hingga 0,8%," kata Gubernur BI Darmin Nasution saat dijumpai di Jakarta, Jumat (31/8).

Sedangkan inflasi tahunan (year on year) pada Agustus diprediksi mencapai 4,5%. Inflasi itu sedikit terdongkrak oleh hari raya Lebaran yang menyebabkan tingkat konsumsi masyarakat tinggi.

Selain faktor Lebaran, ada satu faktor lagi yang ikut menentukan kenaikan inflasi Agustus ini. "Adanya kekeringan di Amerika Serikat berpengaruh di harga gandum," kata Darmin.

Kenaikan harga gandum ini pun sudah mulai terlihat di Indonesia walau belum berdampak terlalu besar terhadap perekonomian Indonesia.

Pada bulan Juli sebelumnya, inflasi bulanan mencapai 0,7%. Komoditas yang mendorong inflasi Juli antara lain daging ayam ras, telur ayam ras dan beras. Kenaikan tiket angkutan udara menjelang Lebaran juga berperan menaikkan inflasi kala itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×