kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.056   -21,00   -0,12%
  • IDX 5.692   -147,63   -2,53%
  • KOMPAS100 754   -18,04   -2,34%
  • LQ45 567   -14,29   -2,46%
  • ISSI 199   -4,04   -1,99%
  • IDX30 321   -7,87   -2,39%
  • IDXHIDIV20 396   -10,45   -2,57%
  • IDX80 85   -1,87   -2,15%
  • IDXV30 108   -3,45   -3,10%
  • IDXQ30 104   -2,46   -2,31%

BI: Pertumbuhan ekonomi kuartal II akan lebih baik


Rabu, 06 Mei 2015 / 12:45 WIB
ILUSTRASI. Kacang almond


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo pagi tadi, Rabu (6/5) bertemu dengan presiden Joko Widodo (Jokowi). Kemarin, pemerintah melaporkan, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 (Januari-Maret) hanya sebesar 4,71%, jauh dari target pemerintah tahun ini 5,7%.

Usai pertemuan, Agus mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal dua akan lebih baik dibandingkan kuartal pertama. "Kami meyakini kuartal dua sampai kuartal empat akan ada percepatan (pertumbuhan)," ujar Agus di Istana Negara, tanpa menyebut berapa perkiraan pertumbuhan ekonomi kuartal II. 

Agus bilang, keyakinan muncul karena pemerintah mengaku memiliki sejumlah rencana untuk meningkatkan pertumbuhan, terutama rencana meningkatkan belanja pemerintah.

Pertumbuhan ekonomi bisa didorong dengan realisasi belanja pemerintah pusat dan investasi. Selain itu, pemerintah berkomitmen untuk mempercepat reformasi struktural seperti pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk alokasi belanja produktif.

Atau mendorong perbaikan iklim investasi, pembangunan infrastruktur. "Saya lebih optimis lagi, karena pemerintah mengatakan akan menjaga kesinambungan fiskal, menjaga transaksi berjalan sehat, dan akan memberikan stimulus," lanjutnya.

Sementara BI, mengaku akan terus mengikuti perkembangan realisasi atas semua renca pemerintah tersebut. Yang bisa dilakukan BI menurut Agus, hanya menjamin terjadinya stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×