kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

BI perkirakan inflasi Februari di bawah 0,5%


Kamis, 27 Februari 2014 / 14:43 WIB
ILUSTRASI. Petugas menghitung pecahan 100 dolar AS di jasa penukaran uang asing Dolar Indo, Melawai, Jakarta, Rabu (28/9/2022). Nilai tukar rupiah tembus Rp15.236 per dolar AS pukul 10.41 WIB pada perdagangan Rabu (28/9/2022). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Bank Indonesia (BI), optimistis inflasi pada bulan Februari 2014 lebih baik jika dibandingkan Januari 2014, maupun bulan Februari 2013 lalu. Deputi Gubenur Senior BI Mirza Adityaswara bilang inflasi sepanjang bulan Januari bisa bertengger di bawah 0,5%.

Menurutnya kenaikan harga sepanjang Februari lebih dipengaruhi oleh dampak bencana banjir yang masih terjadi. Meskipun intensitasnya lebih rendah dibandingkan Januari lalu, tetapi ada beberapa harga yang masih mengalami kenaikan.

"Volatile food masih menjadi penyumbang inflasi terbesar," ujar Mirza, Kamis (27/2) di istana negara. Meski demikian, kenaikan harga makanan akibat banjir masih bisa dimitigasi.

Sebagai perbandingan saja, pada bulan Januari 2014 lalu, tingkat inflasi menurut perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 1,07%. Adapun pada bulan Februari 2013 lalu, inflasi yang terjadi berada di level 0,75%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×