kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

BI Perkirakan Inflasi Desember Sekitar 0,49%, Disumbang Cabai Rawit dan Minyak Goreng


Minggu, 26 Desember 2021 / 06:15 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melihat peluang kenaikan inflasi pada Desember 2021. 

Berdasarkan survei pemantauan harga (SPH) BI pada minggu IV Desember 2021, Inflasi diperkirakan sebesar 0,49% mom atau meningkat dari inflasi November 2021 yang sebesar 0,37% mom. 

“Dengan perkembangan tersebut, kami perkirakan pergerakan inflasi di tahun 2021 sebesar 1,79% yoy,” ujar Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Jumat (24/12). 

Erwin merinci, penyumbang utama inflasi Desember 2021, yaitu komoditas cabai rawit yang naik 0,13% mom dan minyak goreng yang naik 0,07% mom. 

Kemudian disusul dengan daging ayam ras dan cabai merah yang masing-masing naik 0,04% mom, telur ayam ras dan tarif angkutan udara juga masing-masing naik 0,02% mom. 

Baca Juga: BI: Pengembangan Mobil Listrik Bisa Mengerek PDRB DKI Jakarta Hingga 0,09% per Tahun
 
Ada juga peningkatan harga komoditas bawang merah, sabun detergen bubuk, dan semen yang masing-masing sebesar 0,01% mom. 

Sementara itu, ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga (deflasi), yaitu daging sapi sebesar 0,01% mom. 

Ke depan, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesai dari waktu ke waktu. 

Tak hanya itu, BI akan memperkokoh langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh, untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×