CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

BI perkirakan ekonomi tahun ini tumbuh mengarah ke 5,2%


Rabu, 15 Agustus 2018 / 16:46 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI)


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2018 sebesar 5% hingga 5,4%. Range yang diperkirakan oleh BI ini lebih kecil dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 5,15% hingga 5,5%.

“BI perkirakan pertumbuhan ekonomi tetap di kisaran 5% hingga 5,4% di 2018 dan akan meningkat jadi 5,1% hingga 5,5% di tahun 2019. Sejalan dengan peningkatan ekonomi domestik,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Gedung BI, Rabu (15/8).

Ia melanjutkan, proyeksi pertumbuhan ekonomi yang lebih kecil ini sesungguhnya menandakan bahwa BI melihat pertumbuhan ekonomi cenderung mengarah pada batas bawah 5,1% sampai 5,5%

“Kisaran saja. Kita masih perkiraan di sekitar 5,2%-an overall. Masih konsisten dengan komunikasi sebelumnya,” ujarnya.

“Hanya saja, ini kami kisarannya mengarah pada center (5,2%),” lanjutnya.

Seiring dengan proyeksi ini, BI juga menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,5%. Hal ini selain untuk mempertahankan daya tarik pasar keuangan domestik, juga untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) dalam batas yang aman.

Adapun, CAD di kuartal II 2018 tercatat sebesar US$ 8 miliar atau sebesar 3% ke produk domestik bruto (PDB). Angka ini lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya yang sebesar US$ 5,7 miliar atau 2,2% ke PDB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×