kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

BI: Pergerakan Rupiah Salah Satunya Dipengaruhi Neraca Perdagangan


Senin, 13 April 2026 / 16:44 WIB
BI: Pergerakan Rupiah Salah Satunya Dipengaruhi Neraca Perdagangan
ILUSTRASI. Rupiah Melemah-Petugas menghitung uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menilai, pergerakan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh fundamentalnya. Salah satu fundamentalnya adalah dipengaruhi bagaimana pergerakan neraca perdagangan, melalui neraca pembayaran.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea menyampaikan, apabila neraca perdagangan mengalami defisit, maka nilai tukar rupiah akan terkoreksi. Sedangkan apabila mengalami surplus, maka nilai tukar rupiah akan menguat.

“Ini hal yang sifatnya memang otomatis di dalam ekonomi manapun, sehingga yang kami lakukan adalah bagaimana agar proses adjustmentnya itu terjadi secara gradual,” tutur Erwin dalam agenda Central Banking Forum 2026, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Menyusut Jadi US$ 0,95 Miliar Pada Januari 2026

Erwin memperkirakan, ke depan neraca perdagangan dapat terus meningkat seiring dengan peningkatan produksi dan ekspor.

Sebagai informasi, neraca perdagangan Februari 2026 tercatat meningkat 33,7% secara bulanan (month-to-month/mtm) ke US$ 1,27 miliar dari capaian Januari 2026 di level US$ 0,95 miliar. Surplus Februari 2026 ditopang kinerja sektor nonmigas yang mencatatkan surplus US$ 2,19 miliar, sementara sektor migas defisit US$ 0,92 miliar.

Baca Juga: BI Siap Kerahkan Semua Instrumen, Rupiah Masih Tertekan

Sementara itu nilai tukar rupiah masih dalam tren pelemahan. Nilai tukar rupiah di pasar spot akhirnya melemah tipis di akhir perdagangan hari ini. Senin (13/4/2026), rupiah ditutup di level Rp 17.105 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah tipis 0,006% dibanding penutupan Jumat (10/4/2026) yang berada di level Rp 17.104 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan hampir seluruh mata uang di Asia.

Baca Juga: Bank Indonesia Terus Injeksi Likuiditas, Jaga Stabilitas Rupiah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×