kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

BI menghitung inflasi akan bias ke atas


Kamis, 11 Juli 2013 / 18:36 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa |

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan adanya puncak inflasi bulan Juli. Awalnya, BI memproyeksi inflasi Juli akan mencapai 7,2%-7,8%.

"BI melihat angka itu bias ke atas," sebut Gubernur BI, Agus Martowardojo, Kamis, (11/7).

Berdasarkan Survei Pemantauan Harga (SPH) yang BI lakukan di 20 kota, biaya transportasi dalam kota secara rata-rata tertimbangnya naik 33%. Agus bilang, hal tersebut tentunya akan membuat kisaran inflasi naik ke atas.

Selain itu, ada juga dampak dari harga volatile food yang meningkat. Ini seperti kenaikan harga komoditas ayam, daging, dan beras. Maka dari itu, BI akan melihat kebijakan-kebijakan yang pemerintah lakukan untuk meredakan harga komoditas yang meningkat ini.

Lalu untuk memproyeksi ekspektasi inflasi yang lebih akurat, BI akan melakukan survei yang lebih mendalam di berbagai daerah. Nantinya, BI akan melakukan bauran kebijakan untuk merespons kenaikan inflasi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×