Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto
JAKARTA. Direktur Eksekutif Departemen Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Juda Agung mengatakan, inflasi bulanan Oktober 2016 diperkirakan sebesar 0,09% berdasarkan hasil survei mingguan harga pada pekan ketiga bulan ini.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan hasil survei pada pekan kedua yang sebesar 0,04%, walaupun lebih rendah dibandingkan dengan inflasi September 2016 yang sebesar 0,22%.
Sayangnya, Juda tak menjelaskan penyebab peningkatan inflasi berdasarkan hasil survei tersebut. Namun sebelumnya ia mengatakan bahwa secara umum harga pangan cenderung masih turun, kecuali harga cabai.
Sementara itu, kenaikan sejumlah harga yang diatur pemerintah seperti tarif listrik, tol dan kereta listrik (KRL) menurutnya tak berdampak signifikan terhadap inflasi bulan ini.
"(Kenaikan harga yang diatur pemerintah) penyesuaiannya kecil-kecil. Kalau perubahan dari subsidi menjadi tidak bersubsidi, itu (dampaknya) besar," kata Juda kepada KONTAN beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News