kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

BI: Inflasi yang rendah dipengaruhi tren deflasi


Senin, 02 Desember 2013 / 18:55 WIB
ILUSTRASI. Piala Dunia 2022.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi di November 2013 sebesar 0,12%. Meskipun naik dari bulan sebelumnya, inflasi masih dalam tren menurun.

Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia (BI) Difi Johansyah mengatakan, inflasi yang rendah ini dipengaruhi oleh masih berlanjutnya deflasi di kelompok volatile food. Yaitu, deflasi 0,57% (month to month) akibat koreksi harga cabai terutama di Jawa dan Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Selain itu, terjadi pula penurunan harga daging ayam ras di hampir seluruh wilayah Indonesia. Di sisi lain, inflasi inti November juga melambat 0,2% dibanding Oktober.

"Sehingga, BI memperkirakan inflasi tahun 2013 akan di bawah 9%," tandas Difi dalam siarn persnya di Jakarta, Senin (2/12).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan inflasi hingga akhir tahun bisa berada di kisaran 8,4%. Dengan melihat inflasi tahun kalender dari Januari hingga November 2013 sebesar 7,79%, maka inflasi total akan sekitar 8,4%, di mana biasanya inflasi di Desember akan berada di kisaran 0,4%-0,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×