kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

BI: Inflasi yang rendah dipengaruhi tren deflasi


Senin, 02 Desember 2013 / 18:55 WIB
BI: Inflasi yang rendah dipengaruhi tren deflasi
ILUSTRASI. Piala Dunia 2022.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi di November 2013 sebesar 0,12%. Meskipun naik dari bulan sebelumnya, inflasi masih dalam tren menurun.

Direktur Eksekutif Komunikasi Bank Indonesia (BI) Difi Johansyah mengatakan, inflasi yang rendah ini dipengaruhi oleh masih berlanjutnya deflasi di kelompok volatile food. Yaitu, deflasi 0,57% (month to month) akibat koreksi harga cabai terutama di Jawa dan Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Selain itu, terjadi pula penurunan harga daging ayam ras di hampir seluruh wilayah Indonesia. Di sisi lain, inflasi inti November juga melambat 0,2% dibanding Oktober.

"Sehingga, BI memperkirakan inflasi tahun 2013 akan di bawah 9%," tandas Difi dalam siarn persnya di Jakarta, Senin (2/12).

Sebelumnya, Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan inflasi hingga akhir tahun bisa berada di kisaran 8,4%. Dengan melihat inflasi tahun kalender dari Januari hingga November 2013 sebesar 7,79%, maka inflasi total akan sekitar 8,4%, di mana biasanya inflasi di Desember akan berada di kisaran 0,4%-0,5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×