kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   -260.000   -8,33%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

TDL, kontributor terbesar inflasi November 2013


Senin, 02 Desember 2013 / 15:00 WIB
TDL, kontributor terbesar inflasi November 2013
ILUSTRASI. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin


Reporter: Rr Dian Kusumo Hapsari | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada November 2013 ini terjadi inflasi sebesar 0,12%. Beberapa faktor pendorong terjadinya inflasi pada November ini disebabkan oleh kenaikan tarif dasar listrik (TDL), bawang merah, jeruk dan sewa rumah. 

Suryamin, Kepala BPS menjelaskan kenaikan TDL menjadi salah satu faktor pendorong terbesar terjadinya inflasi. Menurutnya TDL berkontribusi sebesar 0,09% terhadap inflasi.

Sedangkan komponen pendorong lainnya adalah bawang merah yang sebesar 0,06%, Jeruk sebesar 0,02% dan sewa rumah sebesar 0,02%. “Ini terjadi di beberapa kota IHK (Indeks Harga Konsumen) dan 13 kota lainnya mengalami peningkatan maupun penurunan,” katanya.

Selain komoditas pemicu inflasi, Suryamin juga menyebutkan ada beberapa komoditas yang menjadi penghambat inflasi. Di antaranya adalah daging ayam, beras, cabai rawit, telur ayam dan cabai merah. "Cabai rawit itu deflasinya -0,05% dan itu terjadi hampir seluruh kota IHK. Sedangkan telur ayam -0,03%,  dan cabai merah 0,02%," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×