kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

BI Ekspansi Operasi Moneter Rp 1.000 Triliun Hingga Juni 2026 Demi Jaga Likuiditas


Senin, 29 Juni 2026 / 14:32 WIB
BI Ekspansi Operasi Moneter Rp 1.000 Triliun Hingga Juni 2026 Demi Jaga Likuiditas
ILUSTRASI. Gedung Bank Indonesia (BI) di Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) sudah melakukan ekspansi operasi moneter mencapai Rp 1.000 triliun pada akhir Juni 2026.

Deputi Gubernur Destry Damayanti mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kecukupan likuiditas di pasar keuangan di tengah tingginya ketidakpastian global.

"Untuk likuiditas di operasi moneter, kalau kita lihat di akhir bulan Mei ekspansi yang kami lakukan sekitar Rp 600 triliun, maka di akhir bulan Juni ini kami sudah melakukan ekspansi hingga Rp 1.000 triliun Khusus itu untuk menjaga likuiditas agar tidak terjadi gejolak harga di pasar uang dan pasar valas kita," ujar Destry dalam konferensi pers di DPR RI, Senin (29/6/2026).

Baca Juga: Pemerintah Pangkas Bunga Kredit PNM Mekaar Jadi 8%, Kapan Realisasinya?

Sebelumnya, Destry didampingi Deputi Gubernur BI Thomas Djiwandono dan Filianingsih Hendarta melakukan rapat koordinasi bersama DPR RI, pemerintah dan Dewan Ekonomi Nasional (DEN).

Destry menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua DPR RI Sufi Ahmad Dasco yang telah memfasilitasi pertemuan koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter. Ia menegaskan, koordinasi tersebut merupakan agenda rutin untuk memperkuat sinergi kebijakan di tengah tantangan ekonomi global.

Dalam kondisi ketidakpastian global yang masih tinggi, Destry menyebut Bank Indonesia perlu menerapkan kebijakan jangka pendek yang berfokus pada upaya menjaga stabilitas ekonomi.

"Bank Indonesia tentunya perlu membuat suatu kebijakan yang sifatnya memang jangka pendek untuk mencapai stabilitas. Dalam hal ini adalah kita bicara nilai tukar. Dan kebijakan tentu satu nilai tukar dan kedua likuiditas," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×