kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Bertemu PM Lee, Jokowi Minta Investor Singapura Berinvestasi Bangun PLTS di IKN


Senin, 29 April 2024 / 16:37 WIB
Bertemu PM Lee, Jokowi Minta Investor Singapura Berinvestasi Bangun PLTS di IKN
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama bidang pertahanan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen (kiri) di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (29/4/2024).


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong di Istana Kepresidenan Bogor dalam rangka Leader's Retreat Indonesia-Singapura.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi mengungkapkan, salah satu hal yang dibahas adalah bidang ekonomi.

Indonesia menawarkan beberapa peluang-peluang investasi manufaktur tekstil di Kendal Industrial Park. Kemudian ekonomi hijau melalui infrastruktur yang berkelanjutan dan pembangunan pusat data di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa Batam

"Saya juga mengapresiasi antusiasme 29 perusahaan Singapura dalam investasi di IKN. Saya mengharap dukungan pembangunan PLTS di IKN Nusantara," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (29/4).

Baca Juga: Presiden Jokowi dan PM Lee Bahas Implementasi Perjanjian FIR Hingga Investasi di IKN

Selain itu, Jokowi menyebut, rencana ekspor listrik ke Singapura terus didorong, termasuk investasi industri hijau pendukung.

Terkait ketahanan pangan, Jokowi mengatakan, Indonesia-Singapura sepakat untuk mendorong kerja sama transfer teknologi dan pertukaran Iptek pengolahan pangan.

"Untuk kerja sama produk halal, Indonesia mengundang Singapura untuk menjadi pengembang tiga kawasan industri halal. Yaitu di Bintan, Serang dan Sidoarjo," kata Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×