kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Berdekatan dengan THR, pencairan gaji ke-13 efeknya minim ke konsumsi


Kamis, 03 Juni 2021 / 21:17 WIB
Berdekatan dengan THR, pencairan gaji ke-13 efeknya minim ke konsumsi
ILUSTRASI. Pemerintah mencairkan gaji ke-13 mulai Kamis (3/6), bagi aparatur sipil negara (ASN).


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah mencairkan gaji ke-13 mulai Kamis (3/6), bagi aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 16,3 triliun untuk gaji ke-13 bagi ASN ini.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal mengatakan, gaji ke-13 efeknya bisa mendorong konsumsi kuartal II-2021. Hanya saja, dampak yang ditimbulkan minim.

“Efeknya memang bisa dorong konsumsi di kuartal II-2021, tapi karena hanya untuk kalangan ASN jadi lebih dirasakan secara nasional, tapi tak terlalu merambah di daerah,” ujar Faisal kepada Kontan.co.id, Kamis (3/6).

Faisal menilai, pemberian gaji ke-13 di bulan ini tidak terlalu tepat lantaran berdekatan dengan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada ASN. Sebaiknya momen paling tepat adalah di bulan Agustus sepuaya bisa mendongkrak ekonomi di kuartal III-2021.

Selanjutnya: Pencairan gaji ke-13 bisa dorong pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×