kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Bencana memecut inflasi


Kamis, 28 Oktober 2010 / 13:13 WIB
Bencana memecut inflasi
ILUSTRASI. Benny Rachmadi - Menadah Rezeki dari Pembagian Dividen


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Bencana alam yang terjadi di sejumlah daerah berpotensi memecut laju inflasi. Kendati demikian, pemerintah memastikan inflasi masih dalam radius lima plus minus satu, sesuai dengan kisaran target pemerintah.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, bencana membuat permintaan bahan pokok tinggi sehingga bisa melambungkan harga. Dia berharap tekanan terhadap inflasi di daerah-daerah bencana ini bisa diimbangi dengan daerah lainnya. "Karena pengaruh Lebaran sudah lewat," kata Agus, (28/10).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada bulan lalu-September 2010 lalu mencapai 0,44%. Ini terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh kenaikan indeks pada kelompok sandang. Sebelumnya, BPS memperkirakan tekanan terhadap inflasi mulai mereda pada bulan-bulan mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×