kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Belanja modal 2017 ditambah Rp 100 triliun


Minggu, 02 Oktober 2016 / 20:18 WIB
Belanja modal 2017 ditambah Rp 100 triliun


Reporter: Agus Triyono | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pemerintah pada tahun 2017 nanti akan meningkatkan besaran belanja modal. Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengatakan, dalam Rapat Terbatas tentang Belanja APBN yang dilakukan di Kantor Presiden Jumat (30/9) lalu, Presiden Jokowi ingin belanja modal 2017 bisa ditambah Rp 100 triliun menjadi Rp 400 triliun.

Rencananya, penambahan belanja modal tersebut akan digunakan untuk menggenjot pembangunan infrastruktur. Beberapa kementerian yang akan diberikan tambahan anggaran dari penambahan modal tersebut adalah; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan , Kementerian Pertanian dan Kementerian ESDM.

"Peningkatan belanja modal ini arahan beliau, karena penurunan daya saing, salah satu pemicu penurunan daya saing kita itu adalah buruknya kualitas infrastruktur, makanya tadi beliau tekankan itu," katanya di Komplek Istana Negara Jumat (30/9).

Basuki mengatakan, agar penambahan modal tersebut bisa dilakukan, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Kementerian Keuangan untuk menghitung anggaran yang bisa dialihkan untuk meningkatkan besaran belanja modal tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani, sementara itu, belum mau menjelaskan lebih rinci dari mana anggaran belanja modal tersebut bisa ditingkatkan.

Menurutnya, pemerintah sampai saat ini masih melihat pos belanja mana saja yang sampai sejauh ini masih bisa disisir dan diefesienkan. Pos belanja tersebut antara lain berkaitan dengan belanja perjalanan dinas, rapat, dan belanja pegawai.

"Tapi secara lengkap nanti dilihat saja, karena saat ini juga sedang asa pembahasan dengan dewan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×