kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

Belanja K/L Masih Lelet, Pemerintah Bakal Geser Anggarannya ke Program Lain


Selasa, 28 Oktober 2025 / 13:19 WIB
Belanja K/L Masih Lelet, Pemerintah Bakal Geser Anggarannya ke Program Lain
ILUSTRASI. Ferry Irawan, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian mengatakan, pemerintah tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap realisasi anggaran di seluruh ementerian dan lembaga (K/L)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap realisasi anggaran di seluruh kementerian dan lembaga (K/L) untuk memastikan pelaksanaan program prioritas berjalan sesuai target.

Evaluasi ini menjadi bagian dari langkah percepatan yang dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah.

Deputi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan mengatakan, Satgas ini memiliki tiga kelompok kerja (pokja) utama, dengan salah satunya berfokus pada monitoring realisasi anggaran.

Ia menambahkan, saat ini tim sedang menelaah data anggaran dari masing-masing K/L, termasuk pagu, serapan, dan outlook hingga akhir tahun. Hasil evaluasi tersebut ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2025.

"Jadi kita sedang mereview berbagai anggaran yang sudah dilakukan oleh K/L, berapa pagunya, berapa serapannya, outlooknya berapa, nanti sampai akhir Oktober ini kita evaluasi apakah itu bisa mencapai target atau tidak," ujar Ferry dalam acara Sarasehan 100 Ekonom, Selasa (28/10/2025).

Baca Juga: Pemerintah Resmi Bentuk Satgas Percepatan Program Strategis Prabowo

Ferry menegaskan, jika hasil evaluasi menunjukkan ada K/L yang tidak mampu mencapai target atau memiliki serapan rendah, maka alokasi anggarannya akan dialihkan ke K/L lain yang dinilai memiliki program lebih siap dijalankan.

"Kalau misalnya tidak, diberi catatan dari Pak Menteri Keuangan, ini akan digeser ke teman-teman yang lain yang mempunyai program yang lebih siap," kata Ferry. 

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang juga terlibat dalam Pokja II, menegaskan bahwa Satgas akan memastikan setiap program pemerintah berjalan efektif dan anggaran diserap secara optimal.

"Yang penting adalah anggaran saya betul-betul diserap sesuai dengan programnya, tepat sasaran, tepat waktu. Nanti yang enggak diserap kita akan alihkan ke tempat yang lebih bermanfaat," kata Purbaya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Ia optimistis, dengan adanya Satgas dan koordinasi lintas kementerian, laju pertumbuhan ekonomi akan meningkat dan bisa mencapai di atas 5,5%. 

"Dengan adanya stimulus dan program ini saya harapkan nanti triwulan ini ekonomi kita bisa tumbuh di atas 5,5%, triwulan tahun depan bisa lebih cepat lagi," katanya.

Baca Juga: Purbaya Usul ke Prabowo Bentuk Satgas Baru Awasi Belanja APBN dan Program Prioritas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×