kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Belanda minta maaf atas kekerasan pasca Indonesia merdeka


Selasa, 10 Maret 2020 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Raja Belanda Willem-Alexander (kanan) dan Ratu Maxima Zorreguieta Cerruti (kiri) berjalan setibanya di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Selasa (10/3/2020).


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

"Dua negara yang pernah berada di pihak yang berlawanan dapat menjalin hubungan yang semakin erat dan mengembangkan sebuah hubungan baru," terang Willem.

Sebelumnya pihak Belanda juga menekankan telah mengakui kemerdekaan Indonesia. Pengakuan tersebut disampaikan tahun 2005 lalu.

Baca Juga: Belanda boyong 110 perusahaan dalam kunjungan ke Indonesia

"Tahun 2005 Menteri Luar Negeri Belanda, Bernard Bot, menyampaikan mengenai political and moral acceptance," jelas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Hal yang dilakukan Raja Belanda membawa elemen baru. Raja Belanda telah menyampaikan maaf untuk kejadian yang terjadi di masa lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×