kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.804   -26,00   -0,15%
  • IDX 8.266   134,25   1,65%
  • KOMPAS100 1.167   21,28   1,86%
  • LQ45 839   9,30   1,12%
  • ISSI 295   6,90   2,39%
  • IDX30 435   3,79   0,88%
  • IDXHIDIV20 518   -0,55   -0,11%
  • IDX80 130   2,16   1,68%
  • IDXV30 142   1,06   0,75%
  • IDXQ30 140   -0,03   -0,02%

Beda Awal Puasa 2026: Muhammadiyah, BRIN & Kemenag, Siapa Duluan?


Minggu, 08 Februari 2026 / 10:07 WIB
Beda Awal Puasa 2026: Muhammadiyah, BRIN & Kemenag, Siapa Duluan?
ILUSTRASI. Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 2026 jatuh pada 18 Februari. Cari tahu mengapa Kemenag dan BRIN memprediksi tanggal yang berbeda. (ANTARA/Saiful Bahri)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) akan menyelenggarakan rukyatul hilal penentuan awal Ramadhan 1447 H pada 17 Februari 2026.

Tahapan tersebut akan dilakukan oleh jejaring LFNU di seluruh Indonesia guna memenuhi metode penetapan awal bulan kalender Hijriah yang berterima dalam NU.

Rukyatul hilal merupakan pengamatan atau observasi terhadap hilal, lengkungan Bulan sabit paling tipis yang berkedudukan pada ketinggian rendah di atas ufuk barat pasca-Matahari terbenam (ghurub) dan bisa diamati.

Cara pengamatannya untuk saat ini terbagi menjadi tiga, mulai mengandalkan mata telanjang, mata dibantu alat optik (umumnya teleskop), hingga termutakhir alat optik yang terhubung sensor atau kamera.

"Dari ketiga cara tersebut maka keterlihatan hilal pun terbagi menjadi tiga pula, mulai dari kasatmata (bil fi’li), kasat teleskop dan kasat kamera," terang LFNU dilansir dari Kompas.com, Jumat (6/2/2026).

LFNU menerangkan, apabila hilal terlihat dalam rukyatul hilal, maka laporan akan ditolak sehingga berlaku istikmal Sya’ban dan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis Pahing 19 Februari 2026 M.

Tonton: IIMS 2026 Gaspol Jelang Lebaran, Target Transaksi Rp 8 Triliun! Industri Otomotif Bangkit?

Sementara itu, jika tidak terlihat dalam rukyatul hilal tersebut maka berlaku istikmal Sya’ban dan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis Pahing 19 Februari 2026 M.

NU secara formal sesungguhnya tidak mengeluarkan penetapan awal bulan Hijriyah, khususnya awal Ramadhan dan dua hari raya sendiri.

Merujuk keputusan Muktamar ke–20 tahun 1954, NU hanya mengenal Ikhbar sebagai bentuk formal untuk meneruskan penetapan atau pengumuman Pemerintah RI kepada jamiyyah dan jamaah NU.

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com berjudul "Puasa Ramadhan 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Penjelasan versi Pemerintah, BRIN, Muhammadiyah, dan NU"

Selanjutnya: BCA Perkuat Pengembangan MyBCA Berbasis Riset

Menarik Dibaca: 9 Khasiat Konsumsi Jus Timun untuk Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×