kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Ini Dampaknya ke Ekonomi Indonesia


Minggu, 02 April 2023 / 20:20 WIB
Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Ini Dampaknya ke Ekonomi Indonesia
ILUSTRASI. Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 memiliki dampak bagi perekonomian Indonesia.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, memang dampak langsung ke investasi sangat kecil.

Hal ini di karena kan, pada umumnya pertimbangan investor ketika ingin berinvestasi lebih banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor tersebut antara lain daya saing ekonomi suatu negara, kemudahan mendapatkan bahan baku, kepastian hukum, hingga insentif yang diberikan.

“Memang betul stabilitas keamanan dan politik juga menjadi bahan pertimbangan namun tentu konteks berbeda dengan alasan pembatalan Indonesia sebagai host Piala Dunia U-2-,” ujar Yusuf kepada Kontan.co.id, Minggu (2/4).

Baca Juga: Rasio Kepatuhan Wajib Pajak Non Karyawan Hanya 26,84%

Hanya saja, batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 juga memiliki dampak terhadap perekonomian Indonesia, sebut saja dampak ke sektor pariwisata.

Menurut Yusuf, event olahraga Internasional sering kali menjadi daya tarik bagi wisatawan dari berbagai negara. Dengan dibatalkannya event tersebut, jumlah wisatawan yang datang akan menurun sehingga hal ini akan berdampak pada industri pariwisata dan sektor yang terkait seperti hotel, restoran dan transportasi.

“Dengan dibatalkannya event tersebut, maka pendapatan dari sponsor pun akan menurun karena sponsor tidak dapat memanfaatkan event tersebut untuk mempromosikan produk atau jasa mereka,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×