kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Baru 156 Turis yang Memanfaatkan Restitusi Pajak


Jumat, 16 Juli 2010 / 14:31 WIB


Reporter: Martina Prianti | Editor: Edy Can

JAKARTA. Jumlah turis yang memanfaatkan restitusi pajak ternyata masih minim. Sejak restitusi itu berlaku April lalu hingga Juni lalu, baru 156 turis yang memanfaatkan insentif tersebut.

Turis yang memanfaatkan kebijakan pengembalian pajak pertambahan nilai (PPN) itu kebanyakan berada di Bali. Nilai PPN yang dikembalikan sebanyak Rp 128 juta.

Kendati jumlahnya minim, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak menilai implementasi kebijakan itu sudah berhasil. Ke depannya, Ditjen Pajak akan menambah jumlah bandara yang menjadi tempat restitusi pajak. Sebab, sekarang baru ada dua bandara yakni Soekarno Hatta dan I Gusti Ngurah Rai.

Selain itu, pemerintah juga akan memperbanyak ritel yang bisa dimanfaatkan turis. "Sekarang ini baru ada delapan retailer. Ada kemungkinan bertambah lagi," kata Suryo Utomo, Direktur Jenderal Perpajakan I Ditjen Pajak, Jumat (16/7).

Restitusi PPN merupakan amanat undang-undang. Turis yang mendapatkan fasilitas ini bila berbelanja sebesar Rp 500.000 dalam jangka waktu satu bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×