kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.577   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Bappenas sebut kriteria ibu kota baru mesti minim risiko bencana alam


Rabu, 01 Mei 2019 / 16:04 WIB


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyiapkan rencana memindahkan ibu kota dari Jakarta ke kota lain. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan, salah satu kriteria wilayah yang akan dijadikan ibu kota baru yakni harus minim risiko bencana.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, dari peta kebencanaan, wilayah Sumatra bagian Timur itu termasuk daerah yang memiliki risiko bencana relatif kecil. Pun seluruh wilayah Kalimantan juga minim risiko bencana. Termasuk Sulawesi bagian selatan khususnya Sulawesi Selatan memiliki tingkat risiko bencana yang minim.

“Namun saya tidak bisa mengatakan bahwa ini kandidat-kandidat (ibu kota baru). Jadi terbatas sebenarnya daerah yang secara kebencanaan risikonya relatif kecil,” kata dia saat konferensi pers, Selasa (1/5).

Hingga saat ini, Bappenas masih melakukan koordinasi bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang untuk membahas kajian pemindahan ibu kota sembari menunggu keputusan politik atau kepastian antara pemerintah dengan DPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×