kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bappenas: Malaysia belajar bikin tol dari kita


Senin, 18 Februari 2013 / 20:05 WIB
Bappenas: Malaysia belajar bikin tol dari kita
ILUSTRASI. kurs jual beli dolar AS di BCA, Jumat (8/10). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/nz


Reporter: Agus Triyono | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Proyek pembangunan infrastruktur jalan tol termasuk sebagai daftar program yang mendapatkan rapor merah. Hal ini disampaikan oleh Deddy Priatna, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta, Senin (18/2).

Deddy bilang, rapor merah itu diberikan setelah adanya evaluasi paruh waktu terhadap target rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2010- 2014. Berdasarkan perhitungan setiap tahunnya, tol yang terbangun di Indonesia hanya mencapai 25 kilometer sampai 40 kilometer saja.

Padahal, kata Deddy, target yang mestinya dicapai dalam waktu lima tahun adalah sepanjang 700 kilometer. Kondisi itu, kata Deddy sangat jauh jika dibandingkan dengan pembangunan jalan tol di Malaysia, yang setiap tahunnya mencapai 1.000 kilometer dan China mencapai 5.000 kilometer. “Padahal, Malaysia dulu belajar bikin tol dari kita,” kata Deddy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×