kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Bappenas: Dampak Perubahan Iklim Berpotensi Merugikan Ekonomi Rp 544 Triliun


Senin, 21 Agustus 2023 / 14:12 WIB
Bappenas: Dampak Perubahan Iklim Berpotensi Merugikan Ekonomi Rp 544 Triliun
ILUSTRASI. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas, Suharso Manoarfa menyebutkan pada periode tahun 2020-2024 Indonesia diprediksi mengalami kerugian ekonomi Rp 544 trilun akibat perubahan iklim.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dampak perubahan iklim yang sedang terjadi berpotensi merugikan perekonomian Indonesia.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas, Suharso Manoarfa menyebutkan pada periode tahun 2020-2024 Indonesia diprediksi mengalami kerugian ekonomi Rp 544 trilun akibat perubahan iklim.

Potensi kerugian ini berasal dari  penggenangan pesisir laut, kecelakaan kapal, penurunan produksi beras hingga berdampak pada isu kesehatan.

"Saya menyaksikan sendiri bagaimana mangrove hilang. Saya datang ke pulau Gili-Gili di NTB yang terjadi abrasi dan 4 meter setiap tahun mereka kehilangan tanah di depanya," jelas Suharso dalam Dialog Antisipasi Dampak Perubahan Iklim, dipantau secara daring, Senin (21/8).

Baca Juga: Menakar Dampak El Nino Pada Ketahanan Pangan Indonesia

Penggenangan air laut menyebabkan kenaikan air laut di Indonenesia. Ia mengatakan, rata-rata kenaikan air laut Indonesia saat ini mencapai 0,8 cm-1,2 cm/tahun.

Indonesia sebagai negara yang dikelilingi kepulauan diprediksi akan kehilangan 199 kabupaten/kota dan 23 juta jiwa masyarat pesisir pada tahun 2050.

"Oleh karena itu perlu sebuah intervensi kebijakan. Sudah banyak kota indonesia yang terendam secara permanen misalnya Pekalongan," kata Suharso.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×