kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.015   52,00   0,29%
  • IDX 5.775   80,16   1,41%
  • KOMPAS100 750   14,33   1,95%
  • LQ45 569   12,01   2,16%
  • ISSI 200   1,56   0,79%
  • IDX30 322   6,81   2,16%
  • IDXHIDIV20 397   7,96   2,05%
  • IDX80 85   1,66   1,99%
  • IDXV30 108   1,49   1,41%
  • IDXQ30 104   1,87   1,84%

Bank Indonesia: Wabah virus corona berpotensi mengganggu prospek ekspor Indonesia


Sabtu, 07 Maret 2020 / 11:30 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

Tak hanya itu, Andry juga melihat risiko lain seperti potensi perlambatan pertumbuhan global, harga komoditas yang stagnan, serta ketidakpastian dan volatilitas di pasar keuangan.

Kabar baiknya, masih ada potensi angin segar bagi keuangan Indonesia yang datang dari sikap dovish bank sentral Amerika Serikat The Fed yang didukung juga oleh pengelolaan tingkat inflasi Indonesia yang stabil. Ini tetap mampu membuat returns atas aset keuangan Indonesia tetap relatif menarik.

Baca Juga: Terjangkit Sentimen Korona, IHSG Selasa (3/3) Belum Juga Pulih

Lebih lanjut, Andry memperkirakan current account deficit (CAD) pada tahun 2020 bisa melebar ke 2,88% dari PDB. Sementara CAD pada tahun lalu tercatat sebesar 2,72% dari PDB. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diprediksi akan mengalami depresiasi menjadi Rp 14.296.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×