kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

Bank Dunia sarankan Indonesia tambah belanja pemerintah, begini respons Kemenkeu


Kamis, 25 Juni 2020 / 16:42 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Dunia


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

Menurut Askolani, ini dikarenakan rasio belanja negara sangat tergantung kepada kondisi ekonomi dan sosial, prioritas pembangunan, kapasitas fiskal, serta faktor lainnya di masing-masing negara.

Ia menjelaskan, fokus dari Kemenkeu sekarang adalah memprioritaskan pembangunan nasional. Tentunya, fokus ini dibarengi dengan melihat kondisi sosial ekonomi dari masyarakat dan juga negara.

Baca Juga: Laba bersih Buana Lintas Lautan (BULL) melonjak 380% di kuartal pertam 2020

Untuk rasio besaran belanja, Askolani bilang yang terpenting adalah bagaimana mengarahkan belanja tersebut agar efisien dan efektif untuk membantu masyarakat. "Jadi kita bicarakan mengenai kualitas belanja, bukan mengutamakan kuantitas," kata Askolani.

Meski demikian, hasil kajian dari Bank Dunia ini tentunya akan dijadikan masukan oleh Kemenkeu dalam menentukan kebijakan di masa yang akan datang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×