kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Banjir di Kelapa Gading mulai surut


Senin, 20 Januari 2014 / 15:35 WIB
ILUSTRASI. Penggunaan Jakcard Bank DKI untuk pembayaran jalan tol


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Genangan air di sejumlah ruas jalan sekitar kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, sudah berangsur surut. Di sejumlah ruas jalan, genangan air bahkan sudah surut sama sekali.

Pantauan Kompas.com, sudah tidak ada lagi genangan di sekitar Jalan Raya Kelapa Gading,  Boulevard Raya, Boulevard Timur, Pelepah Indah, dan Kelapa Gading Nias. Genangan hanya terlihat di Jalan Boulevard Barat dengan kedalaman 10 cm.

Pada Minggu kemarin ketinggian air, Jalan Raya Kelapa Gading tergenang air sedalam 20-50 cm, Boulevard Barat setinggi 30-50 cm, Boulevard Timur setinggi 30-40 cm, Pelepah Indah sedalam 30-40 cm, dan Kelapa Gading Nias setinggi 30-50 cm.

Sementara itu, genangan air di Jalan Raya Plumpang, Jalan Yos Sudarso, Jalan Enggano, dan Cakung-Cilincing juga sudah mulai surut. Genangan masih terlihat di beberapa ruas jalan yang bukan merupakan jalan utama, seperti  Jalan Kramat Jaya, Kebon Baru, dan Lagoa dengan ketinggian air sekitar 5 cm.

"Kalau hujan lagi sih kayaknya bakal banjir lagi deh, soalnya air saluran air saja masih tinggi," ujar Ninis (23), seorang pengguna Jalan Boulevard Raya, Kelapa Gading, Senin (20/1/2014).

Kepala Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakarta Utara Wagiman Silalahi mengatakan, 7 unit pompa mobil digunakan untuk menyedot air yang menggenangi kawasan Kelapa Gading. (Dian Fath Risalah El Anshari)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×