kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Banjir di Ciledug mulai surut


Jumat, 19 April 2013 / 10:01 WIB
ILUSTRASI. Anak sedih


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Sejumlah kawasan di Ciledug, Kota Tangerang sampai dengan Jumat (19/4) pagi masih digenangi banjir. Namun, ketinggian air pada Jumat pagi sudah sedikit menurun dibandingkan pada Kamis (18/4) malam.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lokasi, salah satu kawasan yang masih tergenang banjir adalah di Jalan KH Hasyim Ansyari, tepatnya di sekitar Perumahan Ciledug Indah I. Banjir menggenangi jalan dengan ketinggian berkisar 30-60 cm dengan jarak sekitar 200 meter.

Para pengguna sepeda motor yang hendak menyeberang genangan air banyak yang memilih mematikan mesin dan mendorong kendaraannya untuk menghindari mogok. Sementara sebagian yang lain memilih untuk menggunakan jasa gerobak dengan tarif Rp 20.000-Rp 30.000.

"Semalam kayaknya satu meter," kata Sersan Mayor Asep Sumarna pada Jumat (19/4/2013) sekitar pukul 09.00 WIB.

Asep adalah salah seorang aparat TNI dari Kodim 0506 Jayakarta yang turut berada di lokasi sejak Kamis malam untuk membantu warga. Perumahan Ciledug Indah I merupakan komplek perumahan yang terletak tepat di samping aliran Sungai Angke. Di sekitar kawasan tersebut memang sering terjadi banjir apabila terjadi hujan dengan tingkat intensitas yang tinggi. (Alsadad Rudi/Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×