kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Bangun MRT, Walikota Bandung minta bantuan JK


Jumat, 21 November 2014 / 14:58 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Minyak Jarak.


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Edy Can


JAKARTA. Walikota Bandung Ridwan Kamil meminta pemerintah pusat membantu pembangunan moda transportasi umum di Bandung, Jawa Barat. Salah satunya adalah pembangunan mass rapid transit (MRT).

Ridwan mengatakan, Bandung membutuhkan moda transportasi umum. "Kalau boleh, pemerintah pusat pertimbangkan untuk membantu kami. Minimal satu koridor MRT," ujar Ridwan saat melakukan teleconference dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jumat (21/11).

Pemerintah Kota Bandung berencana membangun dua koridor monorel senilai Rp 28 triliun. Proyek MRT merupakan mega proyek transportasi di Paris van Java karena menggabungkan dua moda transportasi monorel dan monorel jalur ganda (elevated).

Untuk monorel akan mengikuti alur garis sungai Cikapundung dengan rute Dago Bengkok-Pasirluyu dengan 13 pemberhentian. Sementara koridor kedua, yaitu  monorel jalur ganda akan mencakup 16 rangkaian kereta.

Proyek MRT Bandung menggunakan skema public private partnership (PPP). Jika pendanaannya mendapatkan bantuan penuh dari pemerintah pusat, pelaksanaannya bisa lebih cepat dan tidak menggunakan skema PPP.

Menanggapi permintaan tersebut, Jusuf Kalla akan mendiskusikan hal tersebut dengan Kementerian Perhuabungan. Menurutnya, pembangunan transportasi publik tidak cukup mengandalkan pihak swasta. "Monorel itu penting dibantu supaya tarifnya bisa semakin rendah," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×