kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Balas Uni Eropa, Mendag usul tarif impor untuk susu dari Eropa


Jumat, 09 Agustus 2019 / 20:29 WIB


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia tidak akan tinggal diam atas tekanan Uni Eropa (EU) terhadap komoditas biodiesel. 

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memaparkan rencana Indonesia yang akan memperlakukan bea masuk tandingan, yaitu sebesar 20%-25% terhadap impor produk olahan susu dari Eropa.

Baca Juga: Soal rekomendasi KPK terkait bawang putih, Mendag: Sudah kami ajukan ke rakor menko

"Intinya saya memberikan message yang kuat kepada mereka, bahwa silakan Anda mengenakan tarif, sejauh parameternya fair. Tapi ini tidak fair dan bahkan mereka memulai langkah proteksionisme. Kita tidak boleh diam atas ketidakadilan ini," kata Enggar pada Jumat (9/8) di Jakarta.

Selain langkah tersebut, Mendag juga menawarkan alternatif aksi lain, yaitu dengan mencari sumber impor produk susu lain, selain Eropa.

Ia mengaku sudah mengumpulkan beberapa importir susu dan memberikan saran untuk mulai mencari sumber lain. Negara-negara yang bisa menjadi eksportir susu adalah Australia, New Zealand, Amerika, dan India.

Baca Juga: Mendag akan bawa usulan KPK soal impor bawang putih ke rapat menko perekonomian

Namun, Enggar memastikan bahwa tarif rencana tersebut belum final. Hal tersebut masih berupa masukan kepada Kemenko untuk dijadikan bahan untuk merumuskan kebijakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×