kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Bahlil: Badan Industri Mineral di Bawah Presiden Prabowo, Bukan Kementerian ESDM


Rabu, 27 Agustus 2025 / 16:26 WIB
Bahlil: Badan Industri Mineral di Bawah Presiden Prabowo, Bukan Kementerian ESDM
ILUSTRASI. Bahlil Lahadahlia menegasan Badan Industri Mineral bertanggung jawab langsung pada Presiden Prabowo Subianto bukan Kementerian ESDM.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlia menegasan bahwa Badan Industri Mineral yang baru saja terbentuk bertanggung jawab langsung pada Presiden Prabowo Subianto bukan Kementerian ESDM. 

"Engga di bawah ESDM, dia akan sudah langsung di bawah (presiden), kepalanya kan langsung Mendiktiristek," katanya di Istana Merdeka, Rabu (27/8). 

Bahlil memastikan kementerian yang dipimpinnya tidak akan tumpang tindih dengan lembaga baru ini. Menurutnya, nanti ESDM akan bertanggung jawab terkait pertambangan yang bisa dimanfaatkan negara. 

Bahlil menilai pembentukan Badan Industri Mineral ini akan difukuskan untuk mengelola sumber daya alam yang selama ini belum dimanfaatkan maksimal, salh satunya tanah jarang. 

Baca Juga: Bahlil Ungkap Program Listrik Desa Sudah Masuk APBN 2025-2026

"Nanti di bawah itu nanti ada perusahaan milik negara yang akan diberikan tugas untuk mengelola mineral strategis seperti logam tanah jarang," ujar Bahlil. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembentukan Badan Industri Mineral guna mendukung rencana Indonesia menguasai industri logam tanah jarang (LTJ) alias rare earth minerals.

Menurutnya, ada tiga tugas utama badan baru ini, yaitu mengekstraksi, melindungi , dan membangun industri logam tanah jarang.

"Itu kaitannya dengan rare earth di mana itu harus jadi perhatian karena rare earth sedang dibutuhkan oleh dunia, maka harus ada perhatian khusus mengenai itu," ujar Airlangga di Istana Merdeka, Senin (25/8). 

Baca Juga: Bahlil Sebut Kebijakan Hulu Mineral Dipegang ESDM, Meski Ada Badan Industri Mineral

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat negara di istana. Beberapa di antaranya akan memimpin lembaga yang baru dibentuk.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto ditunjuk dan dilantik sebagai Kepala Badan Industri Mineral. Selain itu, ada Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan yang dilantik sebagai Kepala Otorita Pantura.

Prabowo juga melantik Wakil Kepala Otorita Pantura Darwin Trisna Djajawinata dan Wakil Kepala Otorita Pantura Suhajar Diantoro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×