kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Bagi Jokowi, sektor laut obat pelambatan ekonomi


Selasa, 13 September 2016 / 15:43 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti segera mempercepat pembangunan sentra industri perikanan modern. Dia memerintahkan, sentra tersebut paling lama terbangun tahun depan.

Agar perintah tersebut bisa terwujud, Jokowi juga memerintahkan agar kementerian terkait bisa memangkas aturan yang berpotensi menghambat investasi pengembangan industri perikanan. "Pangkas semua aturan dan prosedur yang ruwet," katanya di Jakarta Selasa (13/9).

Jokowi mengatakan perintah-perintah tersebut dia keluarkan karena sampai saat ini Indonesia memiliki potensi laut besar. Indonesia memiliki wilayah laut yang mencapai 2/3 dari total luas wilayah.

Namun, potensi tersebut belum digarap secara maksimal. Hal itu kata Jokowi bisa dilihat dari kontribusi sektor kelautan terhadap produk domestik bruto yang sampai saat ini baru 30%. "Ekonomi global sedang melambat, saya ingin sektor kelautan, perikanan bisa bangkit menjadi motor penggerak ekonomi," katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×