kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ayah Ayu tidak akan tuntut RS Harapan Kita


Kamis, 27 Desember 2012 / 20:08 WIB
ILUSTRASI. Pekerja merawat tanaman sayuran jenis bayam merah di Kampung Gunung Ranji, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (2/9/2021). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/rwa.


Reporter: Rika Theo

JAKARTA -Kurnianto Ahmad Syaifur (47), ayah almarhumah Ayu Tria Desiani (9), mengaku tidak akan menuntut pihak Rumah Sakit Harapan Kita.  Hal ini terkait gangguan syuting sinetron Love In Paris yang mengusik ketenangan selama perawatan sang buah hati.

"Meskipun kejadiannya sudah seperti ini, saya tetap salut dengan pihak rumah sakit karena telah memberikan pelayanan yang terbaik buat anak saya saat itu," kata Kurnianto kepada wartawan yang dirumah duka, Jalan Pisangan Baru gang masjid RT 4 RW 9 Kelurahan Pisangan Baru, Matraman Jakarta Timur, Kamis (27/12/2012).

Kurnianto mengungkapkan bahwa dirinya dan beberapa pasien rawat ICU RS Harapan Kita hanya sangat terganggu dengan jalannya syuting.

"Karena kan ruang ICU itu harusnya tertib dan nyaman. Tapi ini malah dipadati kru-kru mereka, jadi itu menghambat saya untuk menengok kondisi anak saya," jelasnya.

Kurnianto mengatakan, putri bungsunya tersebut masuk RS sekitar pukul 19.00 WIB. Dan dinyatakan meninggal setelah 7 jam dalam ruang perawatan ICU.

"Memang dokter sudah menyatakan bahwa penyakit leukimia anak saya sudah akut dan butuh transfusi darah. Tapi Rumah sakit sudah memberikan yang terbaik, dan saya tidak akan membawa ini ke jalur hukum," lanjutnya.

Tribunnews

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×